Jumat, 11 April 2014

SKSI Sistem Administrasi Pembayaran SPP


SKSI
SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI PEMBAYARAN SPP DI SMK PEMUDA PAPAR

Nama Kelompok :
(1)   SITI MUHIMATUL KHOIROH            (12.1.03.02.0315)
(2)   VENNY WIDYANIK                            (12.1.03.02.0123)
(3)   MARISA FITRI F                                  (12.1.03.02.0273)
(4)   NEVI KUMAYA DEWI                         (12.1.03.02.0338)
(5)   MALIKATUL MUNANDIROH             (12.1.03.02.0094)



1.      Deskripsi umum SKSI
1.1         Pendahuluan

1.1.1        Tujuan
a.       Tujuan dokumen
Mendukung dokumentasi dalam perancangan sistem informasi pelayanan pembayaran SPP
b.      Tujuan Sistem Organisasi
Mempermudah proses pelayanan pembayaran siswa
c.       Sub-tujuan sistem organisasi
Tersedianya layanan pembayaran siswa yang efisien, cepat dan akurat
d.      Tujuan Sistem Organisasi
Tersedianya sistem informasi pembayaran berbasis computer (CBIS)

1.1.2        Ruang Lingkup Sistem Informasi
Sistem informasi yang mencatat, mengolah dan menyimpan data pelayanan pembayaran SPP.
Aktor dalam organisasi yang terlibat langsung dengan sistem informasi operasional pembayaran antara lain :
·         ACT01 : Bendahara, bertugas menerima kartu dan uang pembayaran SPP
·         ACT02 : Petugas TU bagian kesiswaan, bertugas memasukkan data siswa ke
    dalam database


1.1.3        Deskripsi Proses-proses Organisasi
1). Penyerahan Pembayaran
     Merupakan Aktifitas penyerahan kartu dan uang pembayaran kepada bendahara
2). Transaksi
      Merupakan aktifitas input dan pengolahan data pembayaran
3). Bukti Pembayaran
      Merupakan aktifitas mencetak bukti pembayaran atau kwintasi


1.3         Arsitektur Sistem Informasi


Catatan penjelasan gambar 2:
Ctt01 : pencatatan data dan informasi pada aktifitas pembayaran siswa
Ctt02 : pencatatan data dan informasi pada aktivitas transaksi
Ctt03 : pencatatan data dan informasi pada bukti pembayaran atau kwintansi

2.    Deskripsi Rinci SKSI

2.1                   Diagram SSI Rinci


2.2                Elemen SPD yang tidak/belum dikonversi menjadi SPL

·         Tidak  Ada

  

2.3                Elemen  SPL
2.3.1          Elemen SPL yang sudah ada
·         Belum ada

2.3.2         Elemen SPL yang akan dibangun
·         SPL01 ,  Ssitem perangkat lunak pembayaran SPP
·         SPL02 ,  Sistem perangkat lunak database siswa


     2.4                 Elemen SPK dan jaringan
      2.4.1        Elemen SPK yang sudah ada :
·         SPK02 , computer personal di meja petugas TU kesiswaan
Spesifikasi :
Prosesor                : Intel dual core
Harddisk              : 500 GB
Card jaringan        :  Ada
Screean                 : LCD 15 inc
Printer                   : Epson L 110
RAM                    : 2 GB DDR 3
    2.4.2        Elemen SPK yang akan dipasang :
·         SPK01 , computer personal dimeja bendahara

   2.5     Elemen SBD
    2.5.1    Elemen SBD yang sudah ada
·         Belum ada
    2.5.2    Elemen SBD yang akan dibangun
SBD11 pada aplikasi data siswa yang terintegrasi dengan aplikasi transaksi pembayaran

   2.6     Elemen IMK yang akan dibangun
    2.6.1    Elemen IMK yang sudah ada
·         Belum ada
    2.6.2    Elemen IMK yang akan dibangun
·         IMK11      : Antarmuka atau memasukkan data siswa
·         IMK12      : Antarmuka untuk memaukkan data transsaksi pembayaran


   2.7     Elemen interaksi Antar SPL / SPK
    2.7.1    Interaksi SPL / SPK yang berjalan
·         Belum Ada
    2.7.2    Interaksi SPL / SPK yang akan dibangun
·         SPK01      : Komputer bagian bendahara difungsikan sebagai server jaringan
·         SJR01       : Sistem jaringan pembayaran dengan menggunakan teknologi peer to 
Peer , untuk menghubungkan computer bendahara dengan kepala TU


   2.7.3    Diagram instalasi jaringan yang berjalan
·         Belum ada 
   2.7.4        Diagram instalasi jaringan yang akan dibangun


 3.      Kondisi Khusus
      Diperlukan prosedur pengolahan data cadangan (tanpa bantuan computer) , untuk menghadapi kemungkinan :
1.      Tidak berfungsinya server
2.      Gangguan pada jaringan
3.      Tidak berfungsinya salah satu atau beberapa computer personal yang terjalin dalam jaringan
Agar proses-proses pelayanan penginapan tetap berjalan , gangguan tersebut harus segera ditangani paling lama satu hari operasi pelayanan pembayaran.

4.      Kinerja sistem informasi yang diharapkan 
     
   Keandalan:
  • Keandalan sistem informasi , merupakan kondisi ketahanan terhadap gangguan terhadap fungsi-fungsi , proses-proses normal dari kinerja elemen , struktur maupun perilaku didalam sistem informasi
  • Jenis gangguan berkembang , sejalan dengan perkembangan waktu , baik oleh manusia , kondisi elemen dari sistem informasi , atau kondisi tersedianya sumberdaya pendukung , seperti listrik .
  • Sistem informasi yang dirancang, sebaiknya minimal tahan terhadap gangguan yang umum atau sering terjadi.  

Identifikasi Gangguan
·         Gangguan pada SBD , kerusakan data , kerusakan tempat data , kesalahan fungsi link ,    
Atau relasi antar table / elemen basis data , serta kesalahan operasi akses untuk mengisi ataupun membaca rekaman dalam SBD
·         Gangguan pada SPL , kerusakan pada perangkat lunak atau modulnya untuk fungsi khusus , misal ketika dilakukan pencetakan ke printer , pencetakan ke layar monitor , kerusakan font untuk teks yang ditampilkan , serta kesalahan dalam proses kalkulasi atau proses searching
·         Gangguan pada SPK , karena kerusakan pada elemen SPK
·         Gangguan pada SJK , karena kerusakan kabel , card jaringan , atau pada server

     Pemantauan Kegagalan Akses
  • Jika dinilai perlu  , sistem informasi yang dirancang ditambahkan program untuk memantau kegagalan akses dari setiap proses , terutama proses transaksi yang berhubungan dengan kegiatan operasional pelayanan pembayaran

     Penanganan Kesalahan
  • Kesalahan pada SPL , SPK dan SJK bias dilakukan dengan instalasi ulang
  • Kesalahan pada SBD , dilakukan recovery rekaman terakhir , terhadap back-up data. Prasyaratnya , harus tersedia back-up rekaman data pada cadangan server terpisah

     Kinerja Standar Untuk Masing-masing IMK
  • Kesalahan pada IMK , dianggap termasuk kesalahan pada SPL , perlu instalasi ulang



MODEL PENGEMBANGAN SISTEM

Dalam pembuatan sistem informasi Pembayaran SPP ini kami menggunakan model pengembangan sistem Waterfall karena model ini memiliki cakupan aktivitas yang berurutan mulai dari Analisis kebutuhan, Perancangan, Pengkodean, Pengujian, dan Pengoperasian sehingga dokumen pengembangan sistem sangat terorganisir, karena setiap fase harus terselesaikan dengan lengkap sebelum melangkah ke fase berikutnya. Model ini merupakan jenis model yang bersifat dokumen lengkap, sehingga proses pemeliharaan dapat dilakukan dengan mudah.